Hot news
Mbah Surip 'Tak Gendong' Meninggal Dunia Jakarta - Penyanyi fenomenal Mbah Surip meninggal
dunia, Selasa (4/8/2009) pukul 10.30 WIB. Penyanyi 'Tak Gendong' itu
sempat dilarikan ke RS Pusdikkes, Jakarta Timur."Iya benar tadi meninggal pukul 10.30 WIB," kata Mega, petugas pendaftaran RS Pusdikkes saat dikonfirmasi detikcom. Mbah Surip memiliki nama asli Urip Ariyanto. Menurut KTP, dia lahir pada 1963. Mbah Surip mendulang uang miliaran rupiah dari ring back tone (RBT) 'Tak Gendong'. Penyanyi bergaya Bob Marley yang terkenal dengan 'I Love You Full' ini berencana membuat album Ramadan tak lama lagi. Dia juga berniat menggandeng Manohara untuk berduet. Tak gendong ke mana-mana... Selamat jalan, Mbah Surip.... sumber : http://www.detiknews.com ws rendra Meninggal Dunia Jakarta - Setelah sempat sakit-sakitan, akhirnya
penyair WS Rendra (75 tahun) meninggal dunia. Budayawan tersebut
meninggal setelah sempat keluar dari RS yang merawatnya. Rendra
meninggal pada Kamis (6/8/2009) pukul 22.10 WIB di RS Mitra Keluarga
Depok. "Betul (meninggal dunia), tapi saya nggak bisa jawab apa-apa yah, mohon maaf, tanya ke yang lain saja" jawab salah satu putri Rendra, Mariam, saat dihubungi detikcom, Kamis (6/8/2009). Gara-gara sakit, Rendra tidak bisa menghadiri prosesi pemakaman sahabat karibnya, Mbah Surip di Makam Bengkel Teater, miliknya, Selasa (4/8/2009) lalu. Penyair bersuara serak ini sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading. Rendra masuk rumah sakit akibat jantung koroner yang dia alami. Sebelumnya pria kelahiran Solo tahun 1935 itu sempat dirawat di RS Cinere sejak Kamis, 25 Juni. Namun karena kondisinya tidak membaik, Rendra lantas dirujuk ke RS Harapan Kita, lalu dirujuk lagi ke RS Mitra Keluarga. Rendra sebenarnta sudah meninggalkan rumah sakit hanya beberapa saat setelah Mbah Surip meninggal dunia. Rendra bahkan sempat mengizinkan Mbah Surip dimakamkan di komplek pemakaman Bengkel Teater di Citayam, Depok. Willibrordus Surendra Broto Rendra lahir di Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935. Ia mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967. Pada perkembangannya Bengkel Teater dipindahkan Rendra di Depok. sumber : http://www.detiknews.com noordin m.top terluka, merintih kesakitan ![]() Jakarta (ANTARA News) - Gembong teroris Noordin M. Top, yang sedang
dikepung Densus 88 Polri di sebuah rumah di Temanggung, dari Jumat
kemarin sampai Sabtu pagi ini, dilaporkan terluka dan merintih
kesakitan di kamar mandi rumah yang dikepung itu.
noordin m.top dikabarkan tewas dalam serangan"Noordin terluka dan merintih-rintih kesakitan...petugas sudah mengimbaunya untuk menyerah," demikian seperti dilaporkan wartawan dari stasiun televisi TV One yang menyiarkan secara simultan berita pengepungan buron nomor wahid Indonesia ini. Sementara itu, tembakan dan ledakan keras dari tim Densus 88 mewarnai pengepungan rumah Muhjuhri di RT 01/RW 07 Dukuh Beji Desa Kedu, Kabupten Temanggung yang diduga sebagai persembunyian teroris pimpinan Noordin M Top. Suara tembakan seperti yang terjadi pada Jumat (7/8) juga terjadi pada Sabtu pagi. Selain suara tembakan juga terjadi suara ledakan keras beberapa kali. Suara ledakan keras pertama terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di bagian depan rumah, kemudian ledakan kedua terjadi sekitar pukul 06.45 WIB di sisi barat bagian selatan rumah Muhjuhri. Setelah itu disusul tembakan dari tim Densus dari atas bukit. Ledakan keras kembali terjadi sekitar pukul 07.17 WIB. Meskipun terjadi ledakan keras dan tembakan dari Densus, tetapi tidak ada tanda-tanda tembakan balasan dari dalam rumah. Masyarakat terlihat menyaksikan adegan tersebut di halaman samping Masjid Darussalam dan sepanjang jalan menuju rumah Muhjuhdi dari jarak sekitar 200 meter arah timur. Aktivitas belajar mengajar SD Negeri Kedu III yang tidak jauh dari lokasi tersebut diliburkan karena masuk dalam ring I pengepungan Densus 88 sumber : http://www.antaranews.com TEMANGGUNG - Gembong teroris yang juga otak pelaku
serangkaian serangan bom di Indonesia, Noordin M Top dilaporkan tewas
dalam serangan oleh Densus 88 Antiteror Polri tadi malam. Serangan itu
dilakukan dalam pengepungan di kediaman Mohzahri di Dusun Beji, Desa
Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. pelaku bom ritz-carlton NAna ikhwan maulana masih misterius Jakarta - Misteri jenazah teroris di Temanggung telah
dikuak Polri, yaitu Ibrohim. Polisi masih punya satu misteri lagi yang
harus dipecahkan yaitu siapakah Nana Ikhwan Maulana (28).Nana adalah pelaku bom bunuh diri Hotel Ritz-Carlton pada 17 Juli 2009. Kepalanya masih utuh dibandingkan Dani Dwi Permana, pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott. Nama Nana disebut Kapolri Jenderal BHD pada Sabtu (8/8) pagi, seusai penggerebekan safe house Noordin M Top di Jatiasih, Bekasi. Kala itu Kapolri menyebut Nana sebagai warga Pandeglang, Banten. Pemberitaan media massa akhirnya lebih banyak mengarah ke Dani Dwi Permana (18), karena Kapolri menyebut identitasnya lebih jelas, yaitu sebagai warga Perumahan Telaga Kahuripan, Kemang, Bogor. Sejak penyebutan pertama kali oleh Kapolri, misteri Nana tak juga terpecahkan. Tak diketahui alamat rumahnya persis, termasuk siapa keluarganya. Alhasil, ketika jumpa pers pengungkapan misteri teroris Temanggung pada Rabu (12/8/2009) di RS Polri Kramat Jati, Jaktim, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna tak banyak bicara tentang Nana. Bahkan gambar Nana tidak diperlihatkan Nanan, beda dengan gambar tersangka teroris yang telah tewas lainnya seperti Dani, Air Setiawan, Eko Peyang maupun Ibrohim. "Masih diidentifikasi," kata Nanan singkat. Sedangkan Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana menyatakan, alamat Nana hanya diketahui berasal dari Pandeglang. "Sampai sekarang belum ada keluarga yang datang. Keluarganya masih dilacak," ujarnya. Polisi mengantongi nama Nana setelah sukses mencokok Amir Abdillah alias Ahmad Fery pada 6 Agustus. Amir adalah kunci polisi menggerebek safe house di Jatiasih dan menguak aktor-aktor yang terlibat, termasuk pelaku bom bunuh diri Dani Dwi Setiawan dan Nana. Sebelum melakukan aksinya, Nana diketahui melakukan survei di Hotel Ritz-Carlton pada 8 Juli 2009 bersama Ibrohim. Nana diajak masuk dan melihat-lihat restoran di hotel mewah itu. Pada 17 Juli, Ibrohim kembali membawa Nana masuk dari pintu belakang pukul 06.55 WIB, sekitar 1 jam sebelum ledakan terjadi. Saat ini jenazah Nana masih tersimpan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, menunggu keluarga mengambilnya. Sedangkan jenazah Air Setiawan, Eko, dan Ibrohim telah dimakamkan. sumber : http://www.detiknews.com ledakan keras guncang ibukota afghanistan Kabul,Satu ledakan keras menggoncang ibukota Afghanistan, Kabul, Sabtu, mengirimkan kabut asap ke angkasa pada saat negara tersebut sedang mempersiapkan pemilihan presiden 20 Agustus. Ledakan tersebut diduga terjadi di kawasan diplomatik di mana kedutaan-kedutaan dan pangkalan NATO maupun tentara Amerika Serikat terletak. Seorang fotografer AFP mengatakan, ledakan tampaknya terjadi di dekat satu pangkalan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang dipimpin NATO, yang berada di dekat istana kepresidenan, dan tempat-tempat penting lainnya. Kementerian dalam negeri mengatakan, pihaknya berusaha mendatangi lokasi ledakan. Ledakan tersebut terjadi hanya beberapa hari menjelang pemilihan presiden dan pemilihan dewan provinsi 20 Agustus depan. Kelompok Taliban, yang sedang meningkatkan pemberontakan, tidak mengancam menyerang tempat-tempat pemungutan suara. Namun mereka menyerukan kepada rakyat Afghanistan agar memboikot pemilihan, dan sebaliknya mengajak bergabung dengan perjuangan mereka untuk menegakkan kemerdekaan. Ini adalah serangan pertama yang terjadi di kota itu dalam beberapa bulan terakhir, setelah suatu ledakan bunuh diri tahun lalu yang diakui oleh kelompok Taliban dan kelompok-kelompok pemberontak lainnya sumber : http://www.tvone.co.id pesona sail bunaken 2009
Kegiatan tersebut mencakup olahraga bahari, kirab kota, seminar, serta parade kapal perang internasional dan dirangkai dengan dua pemecahan rekor dunia, yaitu Selam Masal dengan 1.500 orang dan upacara bendera di bawah laut untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64, tepat pada 17 Agustus 2009. Pemecahan dua rekor dunia Guinness World Record itu akan melibatakan para penyelam yang berasal dari TNI/Polri, instansi pemerintah maupun swasta, organisasi pemuda, Club Possi, mahasiswa, dan masyarakat perorangan. Adapun teknis pelaksanaan penyelaman ke-1.500 orang itu akan dibagi menjadi 30 kelompok, yang masing-masing terdiri dari 50 penyelam. Khusus untuk upacara pengibaran bendera kebangsaan yang dilaksanakan di bawah laut, maka Indonesia merupakan negara pertama yang melakukannya di tingkat dunia. Acara ini akan dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidik sebagai Inspektur Upacara serta Kadispenal Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul sebagai Komandan Upacara. Sedangkan, rangkaian kegiatan Indonesian Fleet Review (IFR) merupakan kegiatan puncak dari acara Sail Bunaken 2009. Acara ini berupa parade kapal yang diikuti sebanyak 39 kapal perang, dua tall ship, satu kapal CW, dua flight pesawat TNI AU, dua skuadron pesawat udara patroli maritim TNI AL, 13 kapal pemerintah, 30 kapal Pelra serta 163 yacht. Rencananya pada 19 Agustus 2009 Presiden SBY akan hadir untuk menerima kehormatan dari para peserta IFR. Hingga kini, peserta IFR yang sudah terdaftar sebanyak 31 negara. Mereka adalah 14 negara yang akan hadir dengan delegasi beserta kapal perang dan 17 negara hadir dengan delegasi. Dengan diadakannya acara ini diharapkan dapat memberikan cakrawala pandang atau wawasan tentang pentingnya membangun kekuatan maritim yang mampu menjaga kepentingan nasional dan internasional. Juga untuk memupuk jiwa dan semangat bahari masyarakat Indonesia. Selain itu, juga untuk memperkenalkan keindahan dan kekayaan laut Indonesia kepada negara-negara peserta. Karenanya event ini diharapkan juga dapat menjadi ajang promosi keindahan dunia pariwisata Indonesia, khususnya wisata bahari. sumber : http://www.inilah.com kembali malaysia klaim kebudayaan indonesia Tari Pendet asal Bali merupakan tarian rakyat yang menjadi bagian dari
kekhasan Pulau Dewata. Tarian ini menjadi salah satu magnet bagi para
wisatawan lokal maupun mancanegara. Bahkan, Tari Pendet menjadi bagian
integral dan sulit dipisahkan dari pariwisata Pulau Dewata.Namun, dalam iklan Malaysia Truly Asia 2009 gambar Tari Pendet dan kekhasan Bali lainnya ikut menjadi bagian dari promosi pariwisata Malaysia. Iklan ini marak ditayangkan di sejumlah jaringan televisi internasional. Klaim terbaru Malaysia ini sontak menjadi perbincangan hangat rakyat Indonesia. Si situs jejaring sosial facebook dan twitter misalnya, topik ini menjadi bahan yang paling banyak mendapat sorotan. Ini bukan kali pertama Malaysia mengklaim produk budata Indonesia. Bukan hanya batik dan lagu Rasa Sayange, namun sejumlah hasil budaya dari kreativitas anak negeri ini juga diklaim sebagai produk budaya Malaysia. Salah satunya Reog Ponorogo sumber : http://metrotvnews.com pusat vulkanologi: gempa berpotensi Tsunami Gempa berpusat di 140 kilometer barat daya Tasikmalaya berkekuatan 7,3 skala richter. ![]() BANDUNG, — Gempa bumi yang terjadi pada Rabu (2/9) pukul 14.55 WIB berkekuatan 7,3 skala Richter (SR). "Pusat gempa berada di Laut Selatan, 104 kilometer barat daya Tasikmalaya," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Pusat Gempa Bumi berada di koordinat 8,24 lintang selatan dan 107,32 bujur timur dengan kedalaman 30 kilometer. Menurut Surono, gempa bumi itu berpotensi tsunami. sumber : http://regional.kompas.com/ Jakarta - Penyanyi fenomenal Mbah Surip meninggal
dunia, Selasa (4/8/2009) pukul 10.30 WIB. Penyanyi 'Tak Gendong' itu
sempat dilarikan ke RS Pusdikkes, Jakarta Timur."Iya benar tadi meninggal pukul 10.30 WIB," kata Mega, petugas pendaftaran RS Pusdikkes saat dikonfirmasi detikcom. Mbah Surip memiliki nama asli Urip Ariyanto. Menurut KTP, dia lahir pada 1963. Mbah Surip mendulang uang miliaran rupiah dari ring back tone (RBT) 'Tak Gendong'. Penyanyi bergaya Bob Marley yang terkenal dengan 'I Love You Full' ini berencana membuat album Ramadan tak lama lagi. Dia juga berniat menggandeng Manohara untuk berduet. Tak gendong ke mana-mana... Selamat jalan, Mbah Surip.... sumber : http://www.detiknews.com ws rendra Meninggal Dunia Jakarta - Setelah sempat sakit-sakitan, akhirnya
penyair WS Rendra (75 tahun) meninggal dunia. Budayawan tersebut
meninggal setelah sempat keluar dari RS yang merawatnya. Rendra
meninggal pada Kamis (6/8/2009) pukul 22.10 WIB di RS Mitra Keluarga
Depok. "Betul (meninggal dunia), tapi saya nggak bisa jawab apa-apa yah, mohon maaf, tanya ke yang lain saja" jawab salah satu putri Rendra, Mariam, saat dihubungi detikcom, Kamis (6/8/2009). Gara-gara sakit, Rendra tidak bisa menghadiri prosesi pemakaman sahabat karibnya, Mbah Surip di Makam Bengkel Teater, miliknya, Selasa (4/8/2009) lalu. Penyair bersuara serak ini sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading. Rendra masuk rumah sakit akibat jantung koroner yang dia alami. Sebelumnya pria kelahiran Solo tahun 1935 itu sempat dirawat di RS Cinere sejak Kamis, 25 Juni. Namun karena kondisinya tidak membaik, Rendra lantas dirujuk ke RS Harapan Kita, lalu dirujuk lagi ke RS Mitra Keluarga. Rendra sebenarnta sudah meninggalkan rumah sakit hanya beberapa saat setelah Mbah Surip meninggal dunia. Rendra bahkan sempat mengizinkan Mbah Surip dimakamkan di komplek pemakaman Bengkel Teater di Citayam, Depok. Willibrordus Surendra Broto Rendra lahir di Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935. Ia mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967. Pada perkembangannya Bengkel Teater dipindahkan Rendra di Depok. sumber : http://www.detiknews.com noordin m.top terluka, merintih kesakitan ![]() Jakarta (ANTARA News) - Gembong teroris Noordin M. Top, yang sedang
dikepung Densus 88 Polri di sebuah rumah di Temanggung, dari Jumat
kemarin sampai Sabtu pagi ini, dilaporkan terluka dan merintih
kesakitan di kamar mandi rumah yang dikepung itu.
noordin m.top dikabarkan tewas dalam serangan"Noordin terluka dan merintih-rintih kesakitan...petugas sudah mengimbaunya untuk menyerah," demikian seperti dilaporkan wartawan dari stasiun televisi TV One yang menyiarkan secara simultan berita pengepungan buron nomor wahid Indonesia ini. Sementara itu, tembakan dan ledakan keras dari tim Densus 88 mewarnai pengepungan rumah Muhjuhri di RT 01/RW 07 Dukuh Beji Desa Kedu, Kabupten Temanggung yang diduga sebagai persembunyian teroris pimpinan Noordin M Top. Suara tembakan seperti yang terjadi pada Jumat (7/8) juga terjadi pada Sabtu pagi. Selain suara tembakan juga terjadi suara ledakan keras beberapa kali. Suara ledakan keras pertama terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di bagian depan rumah, kemudian ledakan kedua terjadi sekitar pukul 06.45 WIB di sisi barat bagian selatan rumah Muhjuhri. Setelah itu disusul tembakan dari tim Densus dari atas bukit. Ledakan keras kembali terjadi sekitar pukul 07.17 WIB. Meskipun terjadi ledakan keras dan tembakan dari Densus, tetapi tidak ada tanda-tanda tembakan balasan dari dalam rumah. Masyarakat terlihat menyaksikan adegan tersebut di halaman samping Masjid Darussalam dan sepanjang jalan menuju rumah Muhjuhdi dari jarak sekitar 200 meter arah timur. Aktivitas belajar mengajar SD Negeri Kedu III yang tidak jauh dari lokasi tersebut diliburkan karena masuk dalam ring I pengepungan Densus 88 sumber : http://www.antaranews.com TEMANGGUNG - Gembong teroris yang juga otak pelaku
serangkaian serangan bom di Indonesia, Noordin M Top dilaporkan tewas
dalam serangan oleh Densus 88 Antiteror Polri tadi malam. Serangan itu
dilakukan dalam pengepungan di kediaman Mohzahri di Dusun Beji, Desa
Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. pelaku bom ritz-carlton NAna ikhwan maulana masih misterius Jakarta - Misteri jenazah teroris di Temanggung telah
dikuak Polri, yaitu Ibrohim. Polisi masih punya satu misteri lagi yang
harus dipecahkan yaitu siapakah Nana Ikhwan Maulana (28).Nana adalah pelaku bom bunuh diri Hotel Ritz-Carlton pada 17 Juli 2009. Kepalanya masih utuh dibandingkan Dani Dwi Permana, pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott. Nama Nana disebut Kapolri Jenderal BHD pada Sabtu (8/8) pagi, seusai penggerebekan safe house Noordin M Top di Jatiasih, Bekasi. Kala itu Kapolri menyebut Nana sebagai warga Pandeglang, Banten. Pemberitaan media massa akhirnya lebih banyak mengarah ke Dani Dwi Permana (18), karena Kapolri menyebut identitasnya lebih jelas, yaitu sebagai warga Perumahan Telaga Kahuripan, Kemang, Bogor. Sejak penyebutan pertama kali oleh Kapolri, misteri Nana tak juga terpecahkan. Tak diketahui alamat rumahnya persis, termasuk siapa keluarganya. Alhasil, ketika jumpa pers pengungkapan misteri teroris Temanggung pada Rabu (12/8/2009) di RS Polri Kramat Jati, Jaktim, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna tak banyak bicara tentang Nana. Bahkan gambar Nana tidak diperlihatkan Nanan, beda dengan gambar tersangka teroris yang telah tewas lainnya seperti Dani, Air Setiawan, Eko Peyang maupun Ibrohim. "Masih diidentifikasi," kata Nanan singkat. Sedangkan Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana menyatakan, alamat Nana hanya diketahui berasal dari Pandeglang. "Sampai sekarang belum ada keluarga yang datang. Keluarganya masih dilacak," ujarnya. Polisi mengantongi nama Nana setelah sukses mencokok Amir Abdillah alias Ahmad Fery pada 6 Agustus. Amir adalah kunci polisi menggerebek safe house di Jatiasih dan menguak aktor-aktor yang terlibat, termasuk pelaku bom bunuh diri Dani Dwi Setiawan dan Nana. Sebelum melakukan aksinya, Nana diketahui melakukan survei di Hotel Ritz-Carlton pada 8 Juli 2009 bersama Ibrohim. Nana diajak masuk dan melihat-lihat restoran di hotel mewah itu. Pada 17 Juli, Ibrohim kembali membawa Nana masuk dari pintu belakang pukul 06.55 WIB, sekitar 1 jam sebelum ledakan terjadi. Saat ini jenazah Nana masih tersimpan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, menunggu keluarga mengambilnya. Sedangkan jenazah Air Setiawan, Eko, dan Ibrohim telah dimakamkan. sumber : http://www.detiknews.com ledakan keras guncang ibukota afghanistan Kabul,Satu ledakan keras menggoncang ibukota Afghanistan, Kabul, Sabtu, mengirimkan kabut asap ke angkasa pada saat negara tersebut sedang mempersiapkan pemilihan presiden 20 Agustus. Ledakan tersebut diduga terjadi di kawasan diplomatik di mana kedutaan-kedutaan dan pangkalan NATO maupun tentara Amerika Serikat terletak. Seorang fotografer AFP mengatakan, ledakan tampaknya terjadi di dekat satu pangkalan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang dipimpin NATO, yang berada di dekat istana kepresidenan, dan tempat-tempat penting lainnya. Kementerian dalam negeri mengatakan, pihaknya berusaha mendatangi lokasi ledakan. Ledakan tersebut terjadi hanya beberapa hari menjelang pemilihan presiden dan pemilihan dewan provinsi 20 Agustus depan. Kelompok Taliban, yang sedang meningkatkan pemberontakan, tidak mengancam menyerang tempat-tempat pemungutan suara. Namun mereka menyerukan kepada rakyat Afghanistan agar memboikot pemilihan, dan sebaliknya mengajak bergabung dengan perjuangan mereka untuk menegakkan kemerdekaan. Ini adalah serangan pertama yang terjadi di kota itu dalam beberapa bulan terakhir, setelah suatu ledakan bunuh diri tahun lalu yang diakui oleh kelompok Taliban dan kelompok-kelompok pemberontak lainnya sumber : http://www.tvone.co.id pesona sail bunaken 2009
Kegiatan tersebut mencakup olahraga bahari, kirab kota, seminar, serta parade kapal perang internasional dan dirangkai dengan dua pemecahan rekor dunia, yaitu Selam Masal dengan 1.500 orang dan upacara bendera di bawah laut untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64, tepat pada 17 Agustus 2009. Pemecahan dua rekor dunia Guinness World Record itu akan melibatakan para penyelam yang berasal dari TNI/Polri, instansi pemerintah maupun swasta, organisasi pemuda, Club Possi, mahasiswa, dan masyarakat perorangan. Adapun teknis pelaksanaan penyelaman ke-1.500 orang itu akan dibagi menjadi 30 kelompok, yang masing-masing terdiri dari 50 penyelam. Khusus untuk upacara pengibaran bendera kebangsaan yang dilaksanakan di bawah laut, maka Indonesia merupakan negara pertama yang melakukannya di tingkat dunia. Acara ini akan dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidik sebagai Inspektur Upacara serta Kadispenal Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul sebagai Komandan Upacara. Sedangkan, rangkaian kegiatan Indonesian Fleet Review (IFR) merupakan kegiatan puncak dari acara Sail Bunaken 2009. Acara ini berupa parade kapal yang diikuti sebanyak 39 kapal perang, dua tall ship, satu kapal CW, dua flight pesawat TNI AU, dua skuadron pesawat udara patroli maritim TNI AL, 13 kapal pemerintah, 30 kapal Pelra serta 163 yacht. Rencananya pada 19 Agustus 2009 Presiden SBY akan hadir untuk menerima kehormatan dari para peserta IFR. Hingga kini, peserta IFR yang sudah terdaftar sebanyak 31 negara. Mereka adalah 14 negara yang akan hadir dengan delegasi beserta kapal perang dan 17 negara hadir dengan delegasi. Dengan diadakannya acara ini diharapkan dapat memberikan cakrawala pandang atau wawasan tentang pentingnya membangun kekuatan maritim yang mampu menjaga kepentingan nasional dan internasional. Juga untuk memupuk jiwa dan semangat bahari masyarakat Indonesia. Selain itu, juga untuk memperkenalkan keindahan dan kekayaan laut Indonesia kepada negara-negara peserta. Karenanya event ini diharapkan juga dapat menjadi ajang promosi keindahan dunia pariwisata Indonesia, khususnya wisata bahari. sumber : http://www.inilah.com Noordin M Top Tewas, Urwah, Ario dan Adib juga Tewas
Gembong teroris Noordin M Top dipastikan tewas. Tiga jasad lainnya yang tewas dalam pengepungan itu adalah dua buron teroris dan si pengontrak rumah. “Salah satu korban yang berhasil kita lumpuhkan adalah Urwah, ahli pembuat bom,” kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 17 September 2009. Urwah yang memiliki nama lain Bagus Budi Pranoto adalah pelaku pengeboman Kedutaan Besar Australia pada 2003 yang sudah divonis 7 tahun. Urwah sempat mendapatkan pembebasan bersyarat selama empat tahun. “Setelah lepas dan bermain lagi menyiapkan untuk bom bunuh diri berikutnya di Jati Asih,” ujar Bambang Hendarso. Urwah disebutkan menjadi target Polri di Solo, yang berakhir gagal. Jasad kedua adalah Hadi Susilo alias Adib. Susilo adalah pengontrak rumah di Kepohsari, Jebres, Solo, Jawa Tengah. Jasad ketiga adalah Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin. “Dia adalah muridnya langsung Dr Azahari, ahli pembuat bom yakni Ario Sudarso alias Aji, DPO yang sudah kita sebarkan,” ujar Bambang. sumber : http://www.vivanews.com gempa berpusat di barat Sumatera barat berkekuatan 7,6 SR Gempa berkekuatan besar mengguncang wilayah Sumatera
Barat pada Rabu (30/9) pukul 17.16 WIB. Data yang diungkap Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa
dengan kekuatan magnitude 7.6 SR berpusat di lokasi 0,84 LS - 99,65 BT. Gempa terjadi di 71 km atau 57 km barat daya Pariaman, Sumatera Barat.Warga Kota Jambi dan sekitarnya juga merasakan goncangan gempa yang berpusat di Pariaman, Sumbar, itu. Kepala BMKG Provinsi Jambi Remus L Tobing, ketika dikonfirmasi, membenarkan kabar bahwa telah terjadi gempa dengan guncangan yang cukup kuat. Namun, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Guncangan yang menggetarkan lampu-lampu gantung tersebut membuat sejumlah warga Kota Jambi berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Belum diperoleh informasi adanya kerusakan atau korban akibat goncangan gempa yang juga dirasakan di sejumlah kabupaten di Jambi, Bengkulu, dan Aceh itu. sumber : http://www.regional.kompas.com |










