- Gunakan ARGOmeter, jangan lakukan tawar menawar Harga dengan supir taksi. Sangat disarankan untuk menggunakan argo atau lebih baik lihat disini dulu paket bandung.Terlepas benar atau salah, sudah atau belum di kalibrasi argometernya
usahakan menggunakan argo. Percayalah Harga tawar menawar selalu lebih
mahal jika dibandingkan Argo. Tipikal jalan di bandung itu unik, banyak belokan dan jaraknya pendek. Sangat berbeda dengan
jalan-jalan yang ada di Jakarta, panjang dan tidak bulak-belok.
- Jika ada Siapkan Uang Pas atau pecahan kecil,
kadang ketidak adaan uang pecahan dijadikan alasan untuk tidak ada
kembalian saat anda membayar sesuai argo. Contoh: Harga pada argo
Tertulis Rp. 30.450,- (tiga puluh ribu empat ratus lima puluh rupiah),
kalau dibayar dengan normal plus bonus Rp. 31.000,- atau Rp. 35.000,-.
Jika Anda mau membayar dengan pecahan Rp. 50.000,- seharusnya kembalian
yang diterima sekitar Rp. 15.000,- (pecahan Rp. 10.000,- + Rp. 5.000,-)
ini idelanya. Tapi terkadang ada supir yang nakal, dengan alasan tidak
ada pecahan Rp. 5.000,- yang ada cuma Rp. 10.000,- dan akhirnya
penumpang tersebut menerima kembali Rp. 10.000,-. Kesimpulannya harga
jasa taksi Rp. 40.000,- padahal cuma Rp. 30.450,-. Tidak semua supir
taksi di Bandung seperti itu, tapi ada beberapa supir yang nakal
menggunakan cara seperti itu.
sumber : http://www.kabandung.com
|
// -->